Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, kata dia, Yosep pergi ke Serangpanjang dengan menggunakan sepeda motor. Bahkan sebelum pergi Yosep sempat minta uang Rp20.000 untuk membeli bensin.
"Oleh anaknya diberi uang yang diminta dan tidak ada masalah. Karena yang mengatur keuangan kan anaknya," ujar dia.
Baru jam 07.00 WIB pagi, Yosep kembali ke rumahnya dan mendapati pintu sudah terbuka dan menemukan ceceran darah. Kliennya langsung keluar minta tolong karena disangka ada perampokan.
Hubungan korban dengan Yosep, dia kembali menegaskan, sangat baik. Bahkan pada hari Sabtu dan Minggu sebelumnya sempat bermain golf bersama.