Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, soal Polisi Diminta Tetapkan Danu Tersangka, Ini Kata Kuasa Hukum

Yudy Heryawan Juanda
Muhammad Ramdanu alias Danu (kiri) didampingi kuasa hukumnya Achmad Taufan. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

Soal ada yang meminta banpol dan Danu dijadikan tersangka lantaran masuk ke TKP diduga tanpa izin, Achmad Taufan mengatakan, Danu ke TKP hanya membersihkan bak dan ditemukan barang bukti. Barang bukti gunting dan cutter itu tidak dibawa, tapi diletakkan kembali di bak tersebut.

Disinggung tentang Danu dinilai merusak TKP, Achmad Taufan menuturkan, yang dinamakan merusak TKP itu pada hari H, Rabu 18 Agustus 2021 pagi, sebelum polisi hadir dan melakukan olah TKP. 

"Siapa yang hadir duluan, kita kan sudah tahu ya. Di media sudah disebutkan. Namun kami serahkan semuanya kepada kepolisian untuk mengungkap siapa dalam di balik semua ini," tutur Achmad Taufan.

Dia kembali mengatakan, berdasarkan keterangan klien Danu, barang bukti di dalam bak itu ditemukan dengan awalnya menginjak gunting. Selanjutnya ditemukan juga cutter. Barang bukti itu dipegang oleh Danu karena dia yang nguras kamar mandi.

"Dia pegang itu (barang bukti) dan ditunjukkan kepada banpol. Koncinya juga kan yang bawa banpol. Setelah rumah ini jadi TKP (lokasi pembunuhan), berarti kan semua kewenangan ada di polisi. Danu tidak megang kunci, keluarga tidak ada yang megang kunci, dan tidak ada yang berani juga masuk ke TKP tanpa ada suruhan atau perintah. Kan gitu," ucap Achmad Taufan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Gegara Bersihkan Bak di TKP, Danu Diperiksa 5 Hari Berturut-turut

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Danu Temukan Cutter di Bak Mandi

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Polisi Diminta Tetapkan Banpol dan Danu Tersangka

57 tahun lalu

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Kriminolog: TKP Pidana Tak Boleh Dibersihkan

57 tahun lalu

Misteri Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, soal Banpol di TKP, Ini Kata Kabid Humas Polda Jabar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal