Pembeli Sepi, Banyak Pedagang Pasar Tagog Padalarang Menunggak Bayar Retribusi

Adi Haryanto
Pasar Tagog Padalarang. Pedagang di pasar ini banyak menunggal karena pendapatan minim imbas sepinya pembeli. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

"Bisa jadi karena itu (pedagang di luar pasar). Pedagang berharap ada solusi dari Pemda dan pengelola pasar supaya pembeli tidak semakin berkurang," ujarnya.

Disinggung soal adanya penyegelan kios, dia menjelaskan, penyegelan itu dilakukan karena kios kedapatan menjual komoditi yang menyalahi aturan yang ditetapkan pengelola PT Bangun Bina Persada. Yakni lantai dasar hanya boleh diisi oleh komoditi basah seperti sayuran, ikan dan daging.

Sementara komoditi seperti minyak goreng, tepung dan roko hanya dijual di lantai satu. Namun karena di lantai satu pembeli sepi banyak pedagang yang akhirnya pindah ke lantai dasar yang hanya diperuntukan bagi komoditas sayuran.

Sehingga ada beberapa kios di lantai satu yang disegel karena tidak membayar retribusi. "Sepinya pembeli berdampak kepada penghasilan. Banyak pedagang di lantai satu yang nunggak bayar retribusi sebesar Rp4.000 per hari," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap Air Situ Ciburuy KBB Hitam dan Bau Diduga Kuat akibat Pencemaran Limbah Pabrik

57 tahun lalu

Jemaah Haji KBB Pulang 1 Agustus 2022, Disarankan Tidak Langsung Gelar Syukuran

57 tahun lalu

Situ Ciburuy Tercemar dan Bau Menyengat, DLH KBB Periksa Sampel Air

57 tahun lalu

Lantai Rumah Warga Cisarua KBB Ambles dan Dinding Retak seusai Diguyur Hujan Deras

57 tahun lalu

Perbaiki Jalan Perbatasan KBB-Bandung, Pemerintah Butuh Anggaran Rp8 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal