Akibat keterlambatan pembangunan, Pemkot Bandung harus menanggung kerugian untuk membayarkan uang sewa rumah untuk warga yang terdampak. “Pemkot Bandung menyediakan uang sewa rumah untuk warga yang terdampak. Itu kita mengeluarkan. Untuk lainnya sesuai kontraktor,” ujarnya.
Nunun mengatakan, progres pembangunan rumah deret Tamanasari Tahap I telah mencapai 62 persen dari target 70 persen pada April ini.
“Sudah 62 persen dari yang ditargetkan 70 persen. Kita memang ada deviasi tidak sampai 10 persen. Tahap 1 kita melaksanakan 60 persen dari keseluruhan,” tuturnya.
Untuk itu, Nunun meminta dukungan dari seluruh warga Kota bandung agar pembangunan rumah deret Tamansari berjalan lancar dan bisa selesai sesuai target di tahun 2022.