Pegawai Faskes di Majalengka Keluhkan Dana TPP, Ada Selisih Rp2 Juta

Inin nastain
Nono Darsono memperlihatkan surat yang akan dikirimkan ke DPRD Majalengka. (Foto: iNews.id/Inin Nastain) 

MAJALENGKA, iNews.id - Para pegawai di fasilitas kesehatan (faskes) baik rumah sakit maupun puskesmas mengeluhkan adanya ketimpangan Tambahan penghasilan Pegawai (TPP) dengan PNS yang bertugas di dinas. Kondisi tersebut sejatinya sudah disampaikan kepada bupati, dan sempat direspons tetapi hingga saat ini belum terealisasi.

Salah satu PNS di RSUD Cideres Nono Darsono mengatakan, ketimpangan penerimaan TPP antara PNS di faskes dengan di dinas terpaut cukup jauh, hingga mencapai jutaan. 

Nono mencontohkan, untuk pegawai kelas jabatan 7 di RSUD mendapatkan TPP sebesar Rp410.000. Sedangkan pegawai di Dinas Kesehatan (Dinkes), dengan kelas jabatan yang sama menerima TPP sebesar Rp2.424.412. 

"Ada selisih sekitar sebesar Rp2.004.412 atau TPP yang diterima oleh pegawai RSUD hanya 16,98 persen dari pegawai dinkes. Dan kondisi ini terjadi di semua faskes, baik RSUD Cideres, RSUD Majalengka, dan puskesmas," ujar dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Kasus Ibu Hamil Meninggal gegara Ditolak RSUD Subang

57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Update 4 Nakes Diserang KKB di Tambrauw, 2 Tewas 2 Selamat Lari ke Pos TNI

57 tahun lalu

Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Kotabaru Resmikan Lima Puskesmas

57 tahun lalu

Wabup Kukar Resmikan Puskesmas Sungai Merdeka dan Salurkan Bantuan di Samboja Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal