Pedagang Asongan di Cibadak Sukabumi Menjerit, Kerap Pulang dengan Tangan Hampa

Dharmawan Hadi
Pedagang asongan di Cibadak, Sukabumi menjerit. Akibat pandemi dan penerapan PPKM, pendapatan mereka merosot drastis. (Foto: Dharmawan Hadi)

Usman Saputra, pedagang asongan, menuturkan keluhan senada. Pandemi Covid-19 telah membuat para pedagang kehilangan penghasilan. Dia berharap ada bantuan dari pemerintah.

"Biasanya, kami masih bisa membawa uang dari hasil berdagang sekitar Rp100.000 sehari. Namun saat ini, penghasil kami hanya berkisar sekitar Rp10.000-Rp20.000 per hari. Kami pun terancam gulung tikar karena modal dagangan pun habis," tutur Usman Saputra, pedagang tahu Sumedang ini.

Sementara itu, Camat Cibadak Lesto Rosadi saat dikonfirmasi terkait keluhan dari para pedagang asongan mengatakan, Pemerintah Kecamatan Cibadak ikut prihatin dengan apa yang di sampaikan oleh para pedagang asongan yang tergabung dalam Forum F-DAS Cibadak.

"Kami berharap, mereka juga tersentuh oleh bantuan pemerintah karena terdampak pandemi. Kami sarankan mereka para pedagang asongan segera melapor ke desa atau kelurahan di tempat tinggal masing-masing agar mendapatkan bantuan. Sebab, para pedagang asongan itu tak semuanya dari Cibadak," kata Lesto kepada wartawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Cidolo

57 tahun lalu

Tebing 15 Meter Longsor Timbun Tol Bocimi, Arus Kendaraan ke Jakarta Ditutup

57 tahun lalu

Cekcok Mulut Berujung Maut, Pria Sukabumi Tewas Dikeroyok di Jalan Raya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Sukabumi

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi Jabar, Cek Magnitudo dan Pusatnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal