Saat ini, kedua jenazah telah dievakuasi ke RSUD Sayang untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis. Prosedur yang dilakukan meliputi verifikasi identitas serta penerbitan visum et repertum.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memastikan identitas dan proses penanganan lebih lanjut.
Kapolres turut mengapresiasi seluruh tim yang terlibat dalam pencarian, mulai dari Brimobda Polda Jabar, BPBD, Basarnas hingga relawan dan perangkat desa setempat.
“Jika tidak bisa menyelamatkan dalam keadaan hidup, kami akan memastikan jenazah dimuliakan melalui proses evakuasi dan identifikasi yang layak,” ujar Kapolres.