Pasutri di Ngamprah KBB yang Sekap dan Siksa ART asal Garut Jadi Tersangka

Adi Haryanto
Yuwono Wahyu
YK dan LF, pasutri yang menyekap dan menyiksa ART asal Garut ditetapkan tersangka. (FOTO: Humas Polres Cimahi)

CIMAHI, iNews.id - YK (29) dan LF (29), pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menyekap dan menyiksa R (29), asisten rumah tangga (ART) asal Limbangan, Kabupaten Garut, ditetapkan sebagai tersangka. Pasutri itu menyekap dan menyiksa R di rumah mereka, Kompleks Bukit Permata Cimahi, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Kedua pelaku menyiksa R dengan tangan kosong dan perabotan rumah tangga. Akibat penyiksaan itu, korban R mengalami luka di sekujur tubuh. Bahkan kedua mata R menghitam akibat dipukul oleh kedua tersangka.

Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, Satreskrim Polres Cimahi mengamankan dua tersangka berinisial YK dan LF yang melakukan penyekapan dan penyiksaan terhadap R, ART.

"Kedua tersangka melakukan penganiayaan terhadap ART atau asisten rumah tangga berinisial R," kata Wakapolres Cimahi di Mapolres Cimahi pada Senin (31/10/2022).

Kompol Niko N Adiputra menyatakan, selain melakukan penyiksaan, tersangka YK dan LF juga kerap menyekap R dengan cara mengunci korban di dalam rumah. Korban R pun dilarang berkomunikasi dengan siapa pun. "Ponsel milik korban pun dibawa oleh kedua pelaku," ujar Kompol Niko N Adiputra. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terduga Penyekap ART asal Garut di Ngamprah KBB Diamankan Polisi, Motif Belum Diketahui

57 tahun lalu

Pabrik Majun di Cihampelas KBB Terbakar, Api Merembet dan Merusak Sekolah

57 tahun lalu

Polisi Periksa Majikan di Ngamprah KBB yang Diduga Sekap dan Siksa ART asal Garut

57 tahun lalu

Miris, ART asal Garut Diduga Disiksa dan Disekap Majikan di Ngamprah KBB

57 tahun lalu

Warga Cihampelas KBB Ancam Golput, Pemda Janji Perbaiki Jalan Rusak pada 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal