Pascatanah Bergerak, Anak-Anak Kampung Cirangkong Purwakarta Trauma

Asep Supiandi
Anak-anak korban bencana tanah bergerak di Kampung Cirangkong, Purwakarta sedang mengikuti trauma healing di sekitar posko pengungsian. (Foto: KPAI Purwakarta) 

"Kami melakukan trauma healing di sekitar posko pengungsian. Sejauh ini upaya yang dilakukan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Anak-anak secara mental terlihat senang dan bahagia. Biar pun lagi terkena musibah hak mereka untuk mendapatkan penghidupan yang layak masih terakomodasi," kata Komisioner Bidang Pengaduan Pelayanan dan Advokasi KPAI Purwakarta, Dandi Pria Kusumah.

Diketahui, bencana tanah bergerak di Kampung Cirangkong terjadi pada Sabtu 6 Februari 2021 lalu. Berdasarkan data Pemerintah Desa Pasangrahan, jumlah rumah rusak mencapai 120 rumah, yang sebelumnya hanya 116 rumah. Dari jumlah itu, 79 rusak berat rata dengan tanah,  sisanya 41 rusak ringan. Semua rumah yang terdampak bencana alam ini sudah dilarang untuk ditempati menyusul pergerakan tanah terus terjadi.

Selain itu, sebanyak 532 warga yang menjadi korban bencana tanah bergerak. Dari jumlah sebanyak itu, terdapat 53 balita, 31 lansia dan 4 ibu hamil. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Relokasi Korban Tanah Bergerak di Purwakarta Lamban, Tiga Warga Alami Depresi

57 tahun lalu

Kecelakaan Bus Wisata dan Truk di Tol Cipali, Sopir Tewas Puluhan Penumpang Luka-Luka

57 tahun lalu

2 Truk Tabrakan di Tol Cipularang, Kernet Tewas Terjepit

57 tahun lalu

BRI Realisasikan Program Trauma Healing untuk Anak-Anak Terdampar Banjir Sumatra

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Purwakarta Cirebon Anti Macet Cipali, Hemat 2 Jam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal