"Kecelakaan terjadi diduga ada kelalaian kernet saat truk berhenti di jalan menurun. Kernet melepas ganjal ban sehingga truk tidak cukup banyak gas untuk mengerem. Akibatnya, truk menabrak tiga minibus dan dua sepeda motor yang sedang terparkir," kata Kasatlantas Polres Cianjur, Selasa (28/9/2021) malam.
Akibat kecelakaan ini, ujar AKP Mangku Anom, sopir truk tronton Yudi Guntur tewas di tempat. Sedangkan empat penumpang minibus dua di antaranya tewas. Sementara, pengendara motor mengalami luka ringan. Korban luka telah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cianjur.
Sementara itu, lalu lintas dari arah Sukabumi ke Cianjur dan arah sebaliknya sudah normal kembali setelah petugas Dishub Cianjur dan Satlantas Polres Cianjur memberlakukan sistem buka tutup.
Diberitakan sebelumnya, truk tronton bermuatan air teh kemasan menabrak empat minibus dan dua sepeda motor di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Selasa (29/9/2021) malam. Akibat dari insiden itu dua penumpang minibus tewas di tempat dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan tersebut diduga truk mengalami rem blong sehingga sopir tak bisa mengendalikan lagi kendaraan yang kemudian menabrak mobil dan motor di Jalan Raya Cianjur Sukabumi, Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur.
"Truk tronton datang dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Saat melaju di jalan menurun sopir tak bisa menguasai kendaraan dan menabrak empat mobil mini bus yang ada di depannya. Selain itu, truk juga menabrak dua sepeda motor. Dugaan sementara penyebab kecelakaan maut ini akibat rem blong," kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan.