"Menurut saksi mata keluarga pasien yang dirawat, melihat ada bola api yang berasal dari gudang obat. Mungkin dari korsleting listrik karena dilihat situasinya banyak peralatan elektronik seperti AC di gudang obat dan alat kesehatan," kata dr Budi Bahtiar.
Sementara itu, Koordinator Damkar Cianjur Micky Arizona mengatakan, selang beberapa menit mendapat laporan dari pihak puskesmas, satu unit damkar meluncur ke lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman api yang sempat merembet ke ruangan kantor.
"Setelah satu jam berkobar, api berhasil dipadamkan. Ruangan penyimpanan obat atau farmasi nyaris rata dengan tanah dan sebagian besar obat menjadi abu dan rusak terkena air," kata Micky Arizona.
Micky Arizona menyatakan, petugas masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran, namun dugaan sementara akibat arus pendek listrik di bagian atap ruangan farmasi.
"Dugaan sementara arus pendek listrik di bagian atap, namun kami masih menyelidiki bersama pihak kepolisian," ujar Micky Arizona.