Pascakasus Ibu Hamil dan Bayinya Meninggal, Bupati Subang Akui Pelayanan Kesehatan Buruk

Yudy Heryawan Juanda
Bupati Subang Ruhimat mengucapkan turut berbela sungkawa atas meninggalnya Kurnesih ibu hamil dan bayinya diduga gegara tidak tertangani dengan baik di RSUD Subang. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

Sementara itu, Juju Junaedi, suami korban mengatakan, peristiwa bermula saat dirinya memeriksakan istri ke bidan desa. Hasil pemeriksaan, kondisi bayi dan ibunya sehat.

Namun, setelah itu, istrinya mengalami muntah dan kejang-kejang. "Saya langsung bawa ke Puskesmas Tanjungsiang dan dirujuk ke RSUD Subang karena kondisinya memang semakin kritis menggunakan ambulans puskesmas," kata Juju Junaedi, Sabtu (4/3/2023).

Awalnya, sang istri Kurnaesih diterima oleh IGD RSUD Subang. Namun, ketika akan masuk ke ruang Ponek untuk mendapatkan tindakan, ditolak dengan alasan RSUD Subang belum menerima rujukan dari puskesmas.

"Saya akhirnya membawa korban ke RS di Bandung karena RSUD Subang tidak memberikan tindakan. Tetapi korban meninggal dalam perjalanan," ujar Juju Junaedi.

Juju berharap, peristiwa pasien meninggal karena ditolak mendapat pelayanan ini yang terakhir. Apalagi, pelayanan RSUD Subang memang terkenal buruk terhadap pasien. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Warga Subang Edarkan Sabu di Indramayu Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Polisi Selidiki Kasus Ibu Hamil Meninggal gegara Ditolak RSUD Subang

57 tahun lalu

Ibu Hamil Meninggal usai Ditolak RSUD Ciereng Subang, DPR: Segera Periksa Pihak RS

57 tahun lalu

Dinkes Subang Minta Maaf Atas Kasus Ibu Hamil Meninggal Ditolak RSUD karena ICU Penuh

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Pengoplosan Beras Premium di Subang, Pelaku Tak Berkutik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal