Diberitakan sebelumnya, arus lalu lintas menuju selatan Cianjur atau sebaliknya dialihkan ke jalur alternatif Sukanagara tembus Tanggeung. Pengalihan lalu lintas itu sebagai upaya penanganan cepat pascajalan provinsi ambles.
Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo mengatakan untuk sementara jalur utama selatan Cianjur atau sebaliknya tertutup dari kendaraan roda empat selama penanganan jalan ambles di Desa Bojongpetir, Kecamatan Tanggeung, dilakukan petugas Binamarga Provinsi Jabar.
"Saat ini jalan yang ambles tertutup dari kendaraan roda empat terutama kendaraan berat seperti truk dan (Isuzu) Elf. Karena penanganan cepat akan dilakukan dinas terkait, agar jalan dapat kembali dilalui dari kedua arah," kata Sekretaris BPBD Cianjur, Minggu (19/6/2022).
Rudi Wibowo menyatakan, badan jalan provinsi itu ambles hampir 80 persen dari lebar 9 meter, sehingga kendaraan yang melintas rawan terjadi kecelakaan tunggal. Sebab, badan jalan yang tersisa rentan kembali ambles terutama saat hujan kembali turun deras.
Kapolsek Tanggeung, AKP Deden mengungkapkan jalur utama menuju selatan Cianjur atau sebaliknya untuk sementara dialihkan ke jalur alternatif Sukanagara-Tanggeung sebagai upaya antisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan karena longsor susulan dapat terjadi setiap saat.
"Hari ini dinas terkait akan melakukan pengikisan tebing di bagian atas jalan agar jalur dapat kembali dilalui kendaraan. Sementara arus kendaraan dapat melintas di jalur alternatif Sukanagara tembus Tanggeung atau sebaliknya dari Tanggeung tembus Sukanagara," ujarnya.