Ivan Rusvansyah mengimbau perangkat desa atau kelurahan seperti RT dan RW cepat tanggap terhadap sumur-sumur yang sudah tidak digunakan dengan melakukan penutupan untuk mengantisipasi kejadian serupa. "Tidak hanya di sini, di manapun, jika ada sumur yang sudah tidak aktif, harusnya segera ditutup secara permanen," kata Ivan Rusvansyah Trisya.
Diberitakan sebelumnya, Hamizan Hamid Kamali, bocah 5 tahun yang hilang pada RAbu (6/9/2021) sore dan sempat disangka ikut ondel-ondel, ternyata tercebur ke dalam sumur di Kampung Baru Ciaul Cibodas RT 01/17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi
Korban Hamizan bertahan selama 20 jam di dalam sumur sedalam 12 meter itu. Warga yang melakukan pencarian berhasil menemukan korban yang menangis di dasar sumur, Kamis (7/10/2021).
"Pertamanya saya mendengar suara anak itu, kalau saya cari-cari di sekitaran kebun yang ada sumurnya dan ternyata anak tersebut ada di dalam sumur," kata Unang Mardiana (61), warga yang pertama kali menemukan Hamizan.
Unang menambahkan dia merasa aneh karena sumur tersebut masih dalam keadaan tertutup. "Tidak ada bekas seperti terperosok, sumur itu masih ditutup pakai seng dan bambu-bambu, di dalamnya juga tidak ada puing-puing dari bekas tutupan sumur itu," ujarnya.
Warga yang mengetahui adanya korban selamat di dalam sumur langsung memberikan pertolongan dan melakukan evakusi yang dilakukan oleh warga setempat menggunakan alat seadanya.