Pascabentrok Massa-Polisi di Dago Elos Bandung, 4 Orang Diduga Anarkistis Ditahan

Juhpita Meilana
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono. (FOTO: iNews/JUHPITA MEILANA)

"Makanya dilakukan pendorongan dan penembakan dari jajaran Polda Jabar yang melakukan penembakan gas air mata," tutur Kapolrestabes Bandung.

Terkait tembakan gas air mata polisi sebagai pemicu kericuhan terjadi di Dago Elos, Kota Bandung, menuai polemik karena diduga diarahkan ke pemukiman warga. Beberapa selongsong gas air mata pun ditemukan oleh warga di sekitar pemukiman.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan, polisi tidak mengarahkan gas air mata ke permukiman warga Dago Elos. Polisi mengarahkan gas air mata ke jalan untuk membubarkan massa yang memblokade jalan.

"Tidak (tidak diarahkan ke permukiman). Kami hanya (menembakkan gas air mata) di jalan raya. Tidak ada yang ditembakkan di ke permukiman, hanya untuk membuka jalan," ujar Kombes Pol Budi Sartono.

Gas air mata itu, tutur Kapolrestabes Bandung, ditembakkan oleh polisi setelah petugas mendapat pelemparan batu dari massa. Dia pun menyebut pihaknya mendapati barang bukti berupa batu sebanyak satu karung di lokasi kejadian.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

5 Fakta Bentrok Massa-Polisi di Dago Elos Bandung, Dipicu Kekecewaan

57 tahun lalu

Soal Intimidasi Polisi dan Gas Air Mata di Dago Elos Bandung, Kapolrestabes: Nanti Dicek 

57 tahun lalu

7 Orang Ditahan Polisi Pascabentrok di Dago Elos Bandung

57 tahun lalu

Bocah 6 Tahun Trauma usai Insiden Bentrok Warga dengan Polisi di Dago Elos Bandung

57 tahun lalu

Viral Video Polisi Dobrak Rumah Warga saat Bentrok Pecah di Dago Elos Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal