Seluruh peserta, tutur Kang Ace, diharapkan mengikuti pendidikan fungsionaris secara saksama dan penuh disiplin. Nanti para fungsionaris memiliki bekal dan kecakapan untuk terjun di lapangan.
“Waktu kita tinggal beberapa hari lagi. Waktu satu tahun dua bulan ke depan harus dimanfaatkan dengan baik sehingga kita (Partai Golkar) bisa menang pemilu legislatif dan memenangan Pak Airlangga (Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto) menjadi Presiden 2024,” tuturnya.
Melalui pendidikan fungsionaris, kata Kang Ace, kader bisa memastikan dengan berbagai teori-teori, ideologi karya, kekaryaan, dan berbagai strategi lain dalam memenangkan pemilu.
“Pada forum ini kita akan belajar bagaimana menarik hati rakyat. Dulu tidak ada IG tidak ada TikTok. Sekarang media sosial bertebaran. Karena itu, mari jadikan medsos sebagai instrumen untuk memenangkan partai,” ucap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut.
Menurut Kang Ace, kader fungsionaris harus selalu mengupdate kerja-kerja politik karena tantangan ke depan berbeda dari sebelumnya. “Oleh karena itu, saya wajibkan seluruh pengurus untuk mengikuti acara ini hingga tuntas. Kita harus mampu merangkul pemilih pemula, generasi Z, agar mereka memilih Partai Golkar,” ujarnya.
Kang Ace mengajak seluruh fungsionaris melakukan tradisi baru dengan kerja terukur berbasis saintifik. “Saatnya kita tidak berebut di internal, jangan hanya fokus ke dalam. Cari pemilih dengan spektrum lebih luas. Tak perlu saling sikut di dalam,” tutur Kang Ace.
Kang Ace mengingatkan dulu yang menangkan Golkar adalah ABG (ABRI/TNI, Birokrasi dan Golkar). “Kini sistem politik sudah berbeda. Sekarang kita harus mandiri. Harus berdiri di kaki sendiri. Kemenangan saat ini tergantung kerja keras dan militansi kita sendiri,” ucapnya seraya mengajak seluruh kader Golkar di Jabar tetap solid dan kompak.