Partai Demokrat Purwakarta Bakal Pecat Kader yang Dukung Kongres Luar Biasa

Asep Supiandi
Pengurus DPC PD Purwakarta membuat pernyataan tetap loyak kepada AHY. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA, iNews.id- DPC Partai Demokrat (PD) Purwakarta akan memecat kadernya jika terbukti mendukung pemakzulan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sikap tersebut menyusul adanya indikasi kader PD yang mendukung Kongres Luar Biasa (KLB) PD di Jakarta.

"Kabar burung sih ada (kader yang mendukung KLB), tapi yang bersangkutan sudah bukan pengurus lagi, baik di tingkat pengrus DPC, DPAC maupun DPRt," kata Sekretaris DPC PD Purwakarta, Nanang Purnama kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (18/2/2021).

Dia tidak menyebutkan identitas kader PD di Purwakarta yang terindikasi membelot dengan menudukung KLB. Akan tetapi dengan pernyataan tegas berupa sanksi pencabutan keanggotannya seharusnya yang bersangkutan dapat memahaminya. Akan tetapi bagi DPC PD Purwakarta, adanya indikasi itu tidak akan berpengaruh terhadap kesolidan partai yang loyal terhadap AHY.

Menurut dia, pelaksanaan KLB diatur dalam AD/ART partai dengan alasan kuat. Sebab aturan atau tata cara untuk melaksanakan KLB tersebut tidak serta merta mengangkangi aturan internal partai yang sudah mendapat legitimasi dari lembaga negara. 

Pelaksanaan KLB, kata dia, sudah diatur secara lengkap bukan berdasarkan suka dan tidak suka. Juga bukan karena opini yang dikemas sedemikian rupa sehingga lebih mengedepankan sisi materialisme daripada sisi kredibilitas. Selain soal kepatutan dan etika serta moralitasnya dalam berorganisasi.

"DPC Partai Demokrat Kabupaten Purwakarta loyal terhadap hasil keputusan Kongres V Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat," ucap dia.

Sementara itu, pengurus DPC PD Purwakarta sempat membuat rekaman video yang berisi pernyataan sikap atas kondisi di internal partainya. Dalam rekaman video itu, Ketua DPC PD Purwakarta, Toto Purwanto Sandi menegaskan, pengurusnya tetap loyal kepada AHY.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Sebut Gerakan Kudeta Partai Demokrat Masih Berlangsung

57 tahun lalu

Ini Dosa Bripda Mesias Anggota Brimob Polda Maluku hingga Dipecat dari Polri

57 tahun lalu

Bripda Mesias Dipecat dari Polri usai Terbukti Aniaya Pelajar Tual hingga Tewas

57 tahun lalu

Profil dan Biodata AKBP Didik, Eks Kapolres Bima Kota yang Dipecat Kasus Narkoba

57 tahun lalu

Terlibat Narkoba, Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Dipecat dari Polri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal