Partai Demokrat KBB Tolak Keras Wacana Pemilu Sistem Proporsional Tertutup

Adi Haryanto
Ketua DPC Partai Demokrat KBB, Imam Tunggara (kiri). (Foto: Dok)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung Barat (KBB), Imam Tunggara, menolak wacana pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Sistem pemilu ini sempat dilontarkan Ketua Komisi Pemilihan umum (KPU), Hasyim Asy’ary.

Bahkan ada kemungkinan Pemilu 2024 kembali ke sistem proporsional tertutup dan itu sedang dibahas di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami menyesalkan munculnya kembali wacana pemilu dengan sistem proporsional tertutup. Itu adalah kemunduran dan mengebiri hak pilih rakyat,” kata Imam Tunggara, Kamis (4/1/2023).

Imam menilai, jika MK mengabulkan pengajuan KPU maka hal tersebut dinilai berpotensi mencederai demokrasi di Indonesia. Pasalnya sistem proporsional tertutup itu akan menjadikan rakyat tidak mengenal dekat anggota dewan sebagai wakilnya mereka di parlemen.

Dampak lebih jauhnya, otomatistis caleg akan banyak menjadi pengemis kepada partai. Jadi bukan membangun gagasan kepada rakyat melalui visi-misi dan program kerja ke masyarakat. Imbasnya tentu akan berdampak buruk terhadap hal yang lainnya.

"Partai Demokrat KBB berharap MK tidak mengabulkan sistem proporsional tertutup. Semua ini demi rakyat sebagai pemilik hak suara dan jangan sampai hak mereka dirampas," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sistem Pemilu Proporsional Terbuka Dinilai Ideal, Rakyat Bebas Pilih Caleg

57 tahun lalu

Gelar Rakorsus, Heri Budianto Minta Bacaleg dan Kader Menangkan Partai Perindo di Lebong

57 tahun lalu

Diiringi Tarian Adat, Partai Perindo Papua Barat Daya Daftarkan 35 Bacaleg ke KPU

57 tahun lalu

Daftarkan 30 Bacaleg ke KPU, DPD Partai Perindo Palangka Raya Bidik 6 Kursi DPRD

57 tahun lalu

Didin Supriadin Hengkang dari Demokrat, Ogah Setor Mahar Pileg Rp500 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal