"Yang Bogor saya belum monitor ya. Tapi prinsipnya begini, kalau lolos di satu pos penyekatan, kan masih penyekatan di masing-masing kabupaten dan kota kan ada, gitu ya," ujar Irjen Pol Ahmad Dofiri.
Jadi, tutur Kapolda Jabar, Polda Jabar dan jajaran menerapkan penyekatan berlapis di jalur-jalur mudik. "Jadi seperti saya sampaikan sebelumnya di Karawang bisa jalan. Kalau di situ stuck, ada dua arah tetutup semua, mau tidak mau kami rekayasa. Sebagian (pemudik) kami loloskkan, tapi nanti disekat diputabalikan juga. Seperti itu," tutur Kapolda Jabar.
Irjen Pol Ahmad Dofiri menjelaskan, terkait antisipasi mudik lokal setelah salat Idul Fitir, telah mengintruksikan seluruh jajaran untuk melakukan penyekatan di perbatasan wilayah kota dan kabupaten.
"Jadi kalau hari H (Idul Fitri) besok sampai dengan berikutnya, justru yang kami antisipasi itu penyekatan antarkabupaten kota, karena mereka akan bersilaturahmi," ucap Irjen Pol Ahmad Dofiri.
Namun untuk Bandung Raya yang masuk wilayah aglomerasi, ujar Kapolda, tidak ada penyekatan. Namun akses menuju tempat-tempat wisata ditutup.
"Tetapi mudik lokal antarkota dan kabupaten tetap tidak diperbolehkan. Nah ini akan diperketat lagi. Kalau kemarin di pantura, tapi nanti, besok dan seterusnya lagi, jutru nanti penyekatan antarkabupaten kota yang menjadi atensi kami," ujar Kapolda Jabar.