Pantura Jabar Diprediksi Paling Rawan Kekeringan, Produksi Pangan Bakal Terdampak 

Agung Bakti Sarasa
Pantura diprediksi jadi daerah paling parah terdampak El Nino di Jabar. Ribuan hektare lahan pertanian bakal mengalami kekeringan. (Foto: Ilustrasi)

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mempercepat waktu tanam selama curah hujan masih turun. Lalu, beralih tanam dengan varietas tanaman yang tahan kekeringan seperti kacang-kacangan dan umbi-umbian.

"Pertama kita melakukan percepatan tanam. Jadi sebetulnya sekarang ini masih (bisa menanam) karena ada sisa-sisa hujan. Jadi dilakukan percepatan tanam, kemudian yang kedua menggunakan varietas tahan kekeringan dan berumur pendek antara 85-95 hari seleperti kacang tanah, kedelai, kacang hijau, dan umbi-umbian," tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar, M Arifin Soendjayana memastikan, stok kebutuhan pangan di 27 kabupaten/kota di Jabar dalam kondisi aman untuk menghadapi dampak dari El Nino.

"Ada cadangan daerah, provinsi punya 1.400 ton beras, jadi bisa digelontorkan. Kalau dari satu kabupaten/kota itu defisit, kita moving saja dari satu kabupaten dan kota lain," ujar Arifin. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kekeringan Mulai Terjang Cirebon, Ratusan Hektare Sawah Reta-retak Tak Teraliri Air

57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Siaga Penuh! 7.000 Personel Gabungan Disiapkan Antisipasi Karhutla di Kalteng

57 tahun lalu

Kekeringan Dampak Kemarau Landa Bojonegoro, 31 Desa Krisis Air Bersih

57 tahun lalu

DIY Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Ajukan Bantuan Hujan Buatan ke Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal