“Dari beberapa kondisi tersebut, dapat diketahui bahwa terapi pasir di Kejawanan dapat dilakukan saat waktu surut dengan aman,” ujar Hadi.
Atas riset awal tersebut, tim selanjutkan akan membuat rekomendasi terapi yang aman dan berkelanjutan di Pantai Kejawanan dengan mempertimbangkan aspek oseanologinya. Rekomendasi ini akan disusun dalam bentuk buku saku. Selain itu, hasil penelitian pun akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Riset ini pun didukung penuh oleh Sarwono. Penelitian yang dilakukan mahasiswa Unpad diharapkan dapat membuktikan informasi mengenai terapi pasir di Kejawanan. “Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan metode sea sand therapy ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” ujarnya.