Kapendam, bantuan logistik dan perlengkapan yang dibutuhkan para pengungsi terus berdatangan, terutama dari luar Kabupaten Cianjur baik perorangan, lembaga pemerintah, komunitas masyarakat, maupun institusi TNI.
“Namun timbul kendala dalam hal pendistribusiannya karena medan yang dilalui menuju pengungsian mandiri, jalannya sulit dilalui roda empat. Petugas dari TNI dann para relawan mendistribusikan logistik menggunakan sepeda motor,” tutur Kapendam.
Dampak dari medan yang terjal dan licin, serta beban logistik yang berat, kata Letkol Inf Adhe Hansen, mengakibatkan sepeda motor banyak mengalami kerusakan. Sementara di sisi lain pendistribusian tetap harus berjalan. "Karena itu, Pangdam memerintahkan Paldam Siliwangi membuka bengkel gratis," ucap Letkom Inf Adhe Hansen.
Sementara itu, Timpal 2 Cianjur Lettu Cpl Ade Anwar mengatakan, posko ini diperuntukkan bagi satgas TNI dan relawan yang membantu mendistribusikan logistik bagi pengungsi terdampak gempa di daerah pelosok yang sepeda motornya mengalami kerusakan.
“Kami persilakan kepada para petugas dan relawan yang sepeda motornya mengalami kerusakan untuk datang ke Posko Bengkel Relawan Gempa Bumi Cianjur untuk kami perbaiki, gratis,” kata Timpal 2 Cianjur.