Pakar ITB: Indonesia Boros, 50 Persen Air Terbuang Sia-sia 

Arif Budianto
Ilustrasi air bersih. (Foto: Istimewa)

Begitu pun saat hujan turun, tutur Indratmo, air terbuang begitu saja ke sungai hingga ke laut. Di sisi lain, air tanah pun tidak maksimal penggunaannya. 

Sebagai contoh, di kawasan industri banyak penggunaan air tanah secara berlebihan. "Akibat mereka tak bisa mendapatkan pelayanan air, sehingga untuk industri harus ambil air tanah," tutur Indratmo.

Pengambilan air tanah berlebihan akan berdampak terhadap ketersediaan. Sebab, pada sisi lain jumlah air yang tersimpan di tanah sangat berkurang. 

Salah satu penyebabnya karena semakin hilangnya resapan di kawasan hulu akibat alih fungsi menjadi pemukiman. "Jadi saat kering kekurangan air, saat hujan airnya tak teresap, karena tak punya tampungan," ucapnya.

Dari sisi penggunaan pun, ujar Indratmo, ada ketidakadilan antara warga kalangan atas dengan bawah. Dia menilai, warga kelas atas justru lebih murah dan mudah dalam memeroleh air bersih.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.630 Calon Mahasiswa ITB Lolos Jalur SNMPTN 2021, Paling Banyak Diterima di Teknik Elektro

57 tahun lalu

Geser Perguruan Tinggi Lain, ITB Peringkat 313 Kampus Terbaik Dunia

57 tahun lalu

Bosscha: Hilal 1 Ramadhan 1447 H Tak Bisa Diamati Hari Ini, Pengamatan Dilakukan Besok

57 tahun lalu

Antisipasi Demo, UPI dan ITB Terapkan Perkuliahan Jarak Jauh 1-4 September 2025

57 tahun lalu

7 Artis Indonesia Lulusan ITB, Siapa Saja ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal