Kegiatan tersebut seolah melelehkan kebekuan ruang batin publik setelah hampir dua tahun dunia terus bergelut dengan pandemi Covid-19. Selain Kiai Maman, tampak hadir Wakil Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin, budayawan Cianjur Abah Ruskawan, Tatang Setiadi, dan Adam Jabbar.
Tokoh lainnya yang ikut memberikan apresiasi di antaranya Wakil Ketua DPRD Cianjur Deden Nasihin, Ketua Forum RWRT Cianjur Daseng Hakimi, anggota Tim Percepatan Pembangunan Cianjur Royke Taufan Maulana, dan Sekretaris Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur KH M Subchan ZE.
Wakil Bupati Cianjur TB Mulyana Syahrudin mengatakan, Gerakan kebudayaan Lokatmala Foundation patut diapresiasi oleh pemerintah. Kehadirannya telah membawa gairah baru bagi perkembangan seni budaya di daerah, khsususnya di Kabupaten Cianjur.
“Saya mengenal pertama kali Lokatmala Foundation ini ketika Kabupaten Cianjur memulai upaya revitalisasi Kampung Adat Miduana di Desa Balegede, Kecamatan Naringgul. Lokatmala menjadi pendamping seni budaya di wilayah yang akan menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata di Cianjur itu,” kata Wabup Cianjur.
TB Mulyana Syahrudin menyatakan, semakin mengenal Lokatmala Foundation saat Helaran Budaya Cianjur. Saat itu Ketua Lokatmala Foundation Wina Rezky Agustina tampil dengan membawa tema Jatayu. “Dari seluruh kecamatan yang tampil sepertinya ada yang berbeda, ternyata di belakangnya ada Lokatmala,” ujar TB Mulyana Syahrudin.