Operasi Pemisahan Kembar Siam di RSHS Bandung, 1 Bayi Meninggal Dunia 

Arif Budianto
Tim dokter RSHS saat memberikan keterangan terkait operasi kembar siam. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)

Menurut Dikky, tingkat kerumitan operasi tersebut terutama pada pemisahan organ liver dan selaput jantung. Pasien mengalami dempet selaput jantung. Ketika dipisahkan sehingga punya lubang yang melindungi jantung. 

Kemudian liver ada dua, tapi bersatu di bagian depan. Tim dokter perlu melakukan pemisahan sepanjang 12x8 cm agar masing masing memiliki liver. Pada liver tersebut, terdapat saluran empedu, pembuluh darah yang mesti dipisahkan. 

Sementara itu, Dirut RSHS Jimmy Panelewen mengatakan, ada sekitar 90 personel yang terlibat dalam operasi tersebut. 30 di antaranya adalah tenaga dokter dari spesialis anestesi, spesialis bedah anak, spesialis bedak thorax, spesialis bedah plastik, spesialis anak, spesialis jiwa, spesialis rehabilitasi medik, radiologi, perawat, petugas farmasi, ahli gizi, dan banyak lagi. 

"Kami atas nama RSHS turut berbela sungkawa sedalam dalamnya atas meninggalnya Bayu Hasan. Kami tim dokter telah berupaya maksimal, namun ternyata ada risiko yang tidak bisa kami hindari," kata Jimmy. 

Diketahui, Rumah Sakit Dr Hasan Sadikin (RSHS) kembali melakukan operasi pemisahan kembar siam berusia 13 bulan, asal Kabupaten Subang, atas nama Hasan dan Husein, Senin (23/10/2023). Operasi ini adalah ke 12 yang dilakukan RSHS terhadap bayi kembar siam. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

RSHS Bandung Laksanakan Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam Hasan-Husen asal Subang

57 tahun lalu

Pascaoperasi Kembar Siam di RSHS Bandung, 1 Bayi Belum Lewati Masa Kritis

57 tahun lalu

Operasi Sukses, Bayi Kembar Siam Aisyah dan Aliyah di  Malang Berhasil Dipisahkan dalam 1 Jam

57 tahun lalu

RSSA Malang Siap Operasi Perdana Pemisahan Bayi Kembar Siam, Kerahkan 18 Dokter Spesialis

57 tahun lalu

Operasi Bayi Kembar Siam Berkaki 6 di NTB Diperkirakan Butuh Waktu 11,5 Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal