Sementara itu, operasi pasar murah minyak goreng yang digelar Provinsi Jawa Barat di halaman kantor Kecamatan Purwakarta dilakukan menyusul mahalnya harga komoditas itu di pasaran. Harga di pasaran yang mencapai Rp19.000-20.000 rupiah per liter. Sedangkan di pasar murah hanya Rp14.000 per liter.
Pada kesempatan itu pun Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau pasar murah. Bahkan ikut menjual minyak goreng kepada warga yang sudah mengantre.
Pemprov Jabar menggelontorkan sebanyak 240.000 liter minyak goreng yang disebar ke 27 kabupaten/kota, salah satunya ke Purwakarta dengan jumlah 7.200 liter. Khusus operasi pasar di Purwakarta ini disebar di tiga wilayah kecamatan untuk menghindari terjadi kerumunan.
"Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu masyarakat, karena minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan pokok. Saat ini operasi pasar baru menjangkau 11 kota/kabupaten. Mudah-mudahan minggu depan bisa dilaksanakan di 27 kota/kabupaten. Untuk di Purwakarta sendiri antreannya masih terkendali," kata Gubernur.