Omzet Turun 90 Persen, Pedagang Pakaian di Pasar Andir Bandung Gulung Tikar

Ervan David
Pasar Andir Kota Bandung tampak sei dari pembeli. (Foto: iNews.id/Ervan David)

Hal ini dikarenakan munculnya fenomena berbelanja online dengan cara siaran langsung di salah satu platform media sosial. Selain itu para pedagang yang biasanya menjual pakaian dengan harga Rp100.000-110.000. Akan tetapi berbanding terbalik dengan harga yang dijual live shopping dengan kisaran Rp40.000-50.000.

Persaingan harga yang di anggap tidak wajar tersebut membuat para pedagang di Pasar Andir menjadi sepi pembeli, hingga banyak pedagang yang gulung tikar. 

Para pedagang berharap, pemerintah dapat mengendalikan harga di pasar online agar tidak menjatuhkan harga di pasar lokal. Di samping itu, dampak dari persaingan harga yang tidak sehat ini membuat sepi pembeli hingga gulung tikar.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Benarkah Generasi Gen Z Disebut Paling Impulsif Belanja Online, Ini Penjelasan Pakar 

57 tahun lalu

Makin Diminati, Lagu Jadi Sarana Kreatif Bercerita dan Promosi Bisnis

57 tahun lalu

Belanja Online Kini Makin Seru dengan Live Streaming!

57 tahun lalu

Banjir Pesanan Lampion Jelang HUT RI, Perajin di Malang Raup Cuan Puluhan Juta

57 tahun lalu

Ini 5 Rekomendasi Alat Olahraga yang Bisa Dibeli saat Promo Ulang Tahun Blibli!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal