"Luka parah sekali," ucapnya.
Jenazah korban langsung dibawa oleh petugas polisi ke kamar mayat RSUD Dokter Soekardjo, Kota Tasikmalaya untuk dilakukan visum. Dari hasil visum tidak ditemukan adanya luka bekas tindakan kekerasan pada tubuh korban.
Suami korban, Sahdi mendengar kabar dari anaknya yang di Bandung korban ingin pulang Kamis (13/2/2020) malam dan ananya kebetulan tidak punya uang. Namun korban memaksakan diri pulang dengan naik angkutan umum dan mendapatkan batuan dari pihak Polsek Cibeuying Polrestabes Bandung untuk pulang naik bis secara gratis.
Namun korban diduga turun di daerah Rajapolah dan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri rel kereta api dan akhirnya korban ditemukan tewas tertabrak.
"Nggak ada masalah apa-apa kok. Saya juga nggak tahu begini," katanya.
Usai dilakukan visum, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Korban dimakam di dekat rumahnya pagi ini.