Rencananya, kata dia, buaya tersebut akan diserahkan ke penagkaran milik BKSDA Jabar atau dititipkan sementara ke kebun binatang yang ada di Bandung, sebelum kembali dilepasliarkan di alam bebas.
Pihaknya menduga dua ekor buaya yang sempat dilihat warga muncul di muara Cidaun, karena berbagai faktor karena habitatnya terganggu atau ada warga yang sengaja melepaskan kedua buaya tersebut ke muara.
"Karena kehadiran buaya di muara tersebut, baru pertama kali sejak beberapa puluh tahun terakhir," kata Meri Juanda.
Kapolsek Cidaun, AKP Sumardi, mengatakan satu bulan sebelumnya, nelayan dan warga sekitar sempat digegerkan dengan kemunculan dua ekor buaya muara yang terlihat muncul di pinggir pantai. Bahkan warga sempat melaporkan hal tersebut ke polsek dan kecamatan karena cukup meresahkan warga terutama nelayan yang kerap mencari ikan di pinggiran pantai.
"Kami bersama BKSDA akan menyelidiki apakah buaya tersebut, sengaa dilepaskan atau memang karena habitatnya di muara terganggu karena selama ini, warga tidak pernah melihat ada buaya di muara sejak puluhan tahun terakhir. Sedangkan buaya yang ditangkap nelayan mungkin anaknya karena saat terlihat satu bulan lalu ada yang ukurannya lebih besar," katanya.