Nelayan Jaring Apung Waduk Saguling KB Menjerit, BBM dan Pakan Naik, Harga Ikan Tetap

Adi Haryanto
Biaya operasional, terutama harga BBM dan pakan ikan yang melonjak drastis, membuat nelayan dan peternak ikan jaring apung di Waduk Saguling, KBB, menjerit. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Untuk menutupi ongkos produksi, idealnya pemerintah bisa mengendalikan harga ikan dari nelayan. Minimalnya memberlakukan standar harga Rp24.000 per kilogram untuk ikan mas dan ikan nila Rp22.000 per kilogram. Jika tidak seperti itu maka nelayan akan rugi. 

Kenaikan harga BBM, tutur Mamat, bukan saja membuat ongkos transportasi naik tapi juga pakan ikan. Saat ini pakan sudah mencapai Rp10.500 per kilogram, jika ditambah dengan ongkos transportasi jadi Rp15.000 per kilogram. 

"Kebutuhan saya rata-rata untuk kolam jaring apung butuh pakan sekitar 70 karung per bulan. Otomatis biaya produksi makin membengkak," tutur Mamat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kondisi Bangunan Sudah Rusak, SDN Girimukti Rongga KBB Belum juga Direlokasi

57 tahun lalu

HUT Lalu Lintas, Polisi Bagi-bagi Alat Ibadah dan Sembako di Kaki Gunung Burangrang KBB

57 tahun lalu

Jalan Kolmas di Curug Pelangi KBB yang Longsor 2 Tahun Lalu Diperbaiki pada 2023

57 tahun lalu

Cairkan BLT BBM, 1.240 Warga Berdesakan di Kantor Desa Cilame Ngamprah KBB

57 tahun lalu

Keluh Kesah Petani Tembakau di KBB, Ongkos Angkut Bengkak Gegara Harga BBM Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal