Muncul Virus Corona Baru, Ahli Mikrobiologi Unpad: Vaksin Harus Sesuai Kondisi Indonesia

Arif Budianto
Peneliti menemukan varian baru mutasi Covid-19 yang menyebar di Eropa dan Amerika Serikat (foto: ist)

Dia menuturkan, ada kemungkinan proses mutasi di Inggris dipengaruhi oleh beberapa faktor, sehingga infeksinya lebih tinggi. Dengan kata lain, mutasi suatu virus bisa jauh lebih berbahaya dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Karena mutasi setiap virus dipengaruhi oleh faktor inang, Mira menuturkan, pengembangan vaksin harus disesuaikan dengan hasil mutasi virus tersebut. “Vaksin Covid-19 harusnya disesuaikan dengan karakter virus yang ada di Indonesia,” tuturnya.

Mira mengatakan, virus Corona termasuk ke dalam kelompok virus RNA. RNA merupakan salah satu jenis dari asam nukleat yang menjadi ciri bahwa virus dikategorikan sebagai makhluk hidup.

Hasil penelitian di beberapa jurnal ilmiah menyebutkan bahwa kelompok virus RNA mudah mengalami mutasi. Ketika virus Corona menginfeksi satu tubuh inang, RNA-nya akan melakukan replikasi atau berkembang biak.

“Replikasi virus ini tidak ada yang tidak menyebabkan penyakit pada inangnya, karena dia akan mengambil alih sistem kerja sel inang untuk proses reproduksi dia,” kata Mira.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspada Virus Corona Varian Baru

57 tahun lalu

Virus Corona Varian Baru Teror 17 Negara, Berikut Rinciannya

57 tahun lalu

Indef Ungkap Dampak Mutasi Virus Corona ke Ekonomi Indonesia

57 tahun lalu

Epidemiolog Sebut Kemungkinan Virus Corona Varian Baru Sudah Masuk Indonesia

57 tahun lalu

Ditemukan Lagi Virus Corona Varian Baru, Berbeda dengan Strain Inggris dan Afrika Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal