Muka Air Tanah Leuwigajah dan Rancaekek Rusak, Ini Fakta dan Datanya

Agus Warsudi
Warga mengalami krisis air bersih. Kondisi seperti ini terjadi lantaran tinggi muka air tanah menurun lebih dari 60-100 meter. (FOTO: DOK)

PATGTL Badan Geologi, ujar Rita Susilawati, untuk wilayah yang kondisi muka air tanahnya rusak, merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk mengendalikan pengambilan air.

Jika dibiarkan, penurunan muka air tanah akan menyebabkan dampak lain, yaitu, menurunnya muka tanah. Kondisi ini akan menimbulkan dampak lanjutan yaitu, banjir dan krisis air bersih

Saat ini, ujar Rita Susilawati, penurunan muka tanah di Bandung Raya, berada di angka 20 persen dan masih terbilang aman. "Penurunan muka tanah di Bandung kurang dari 20 persen. Itu namanya aman. Kalau rawan itu 40 sampai 60 persen. Kritis 60 sampai 80 persen, 80 persen ke atas itu rusak," ujar Rita Susilawati.

Kepala PATGTL menuturkan, lantaran muka air tanah di Leuwigajah, Kota Cimahi dan Rancaekek, Kabupaten Bandung berkategori rusak, izin pengambilan air di kawasan itu ditentukan oleh Badan Geologi.

"Badan Geologi akan lebih berhati-hati dalam memberi izin (agar kerusakan muka air tidak semakin parah," tutur Kepala PATGTL.

Pemerintah daerah juga didorong untuk dapat membatasi pengambilan air. "Kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini melakukan moratorium atau pembatasan. Kalau di zona yang sudah rusak itu betul-betul tidak boleh," ucap dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Atalia Praratya Istri Ridwan Kamil yang Digadang-gadang Maju Pilwalkot Bandung 

57 tahun lalu

3 Daerah Penghasil Susu Sapi Terbesar di Jawa Barat, dari Bandung hingga Garut

57 tahun lalu

2 Residivis Begal HP Bersenjata Air Softgun di Cibeureum Cimahi Ditangkap

57 tahun lalu

Waduh, 30.000 Warga Kota Cimahi Masih Buang Air Besar Sembarang

57 tahun lalu

Fondasi Terkikis Air Sungai Jadi Penyebab Rumah Mewah 2 Lantai di Cimahi Ambruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal