Setelah melihat kandang dan berbincang, Dedi kemudian berpamitan sambil memberikan sejumlah uang untuk membantu biaya tahlilan. Tak disangka uang jutaan tersebut langsung Yahya berikan kepada emaknya yang baru datang ke kandang.
Mobil mewah Alphard warna putih milik Kang Dedi memang tidak eksklusif. Bahkan hubungan Kang Dedi dengan warga, tanpa sekat. Dalam setiap perjalanan, Kang Dedi selalu mengajak warga naik ke dalam mobil bersamanya.
Sejumlah warga pernah menikmati enaknya menaiki mobil tersebut. Mulai dari pedagang keliling, petani, nelayan, pengemis, dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pernah merasakan nyamannya mobil mewah milik Kang Dedi.
Warga senang karena bisa naik mobil mewah dan bertemu langsung Kang Dedi Mulyadi. Tidak hanya dipakai untuk ‘memanjakan’ warga, Kang Dedi juga pernah menerobos banjir menggunakan mobil berharga miliaran rupiah itu untuk membagikan makanan kepada warga yang terisolasi akibat bencana banjir.
Saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, Kang Dedi memiliki kebijakan setiap kendaraan dinas ASN bisa dimanfaatkan oleh warga. Bahkan para pejabat dilarang menutup jendela mobil di sekitar rumah masing-masing agar peka terhadap kondisi masyarakat sekitar.