"Bantuan ini sangat bermanfaat, sehingga teman-teman, khususnya tenaga kesehatan dapat tetap semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat di masa pandemi ini," katanya.
Lebih lanjut Abdul Muhyi mengakui, pandemi Covid-19 memaksa pihaknya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Pelayanan itu di antaranya mengubah alur pelayanan dengan memisahkan pasien yang terindikasi menderita penyakit infeksius dan tidak.
"Di tengah pandemi ini, mau tidak mau, suka tidak suka, kami mengubah alur pelayanan. Kami harus pisahkan mana yang infeksius mana yang tidak. Ini untuk meningkatkan pelayanan, terutama untuk pencegahan Covid-19," katanya.
Pihaknya pun berharap, ke depan MNC Peduli terus meningkatkan kepedulian dan perhatiannya kepada para tenaga medis dan pegawai fasilitas kesehatan masyarakat.
"Harapan ke depan, dapat ditingkatkan lagi, terutama kita sebagai tenaga kesehatan membutuhkan APD (alat pelindung diri)," katanya.