Miris, Sekolah Ambruk, Siswa SD Tasikmalaya Belajar di Tenda, Becek, dan Berlumpur

Asep Juhariyono
Siswa SDN Bojongkapol belajar di tenda darurat dengan kondisi memprihatinkan, becek dan berlumpur. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

Kondisi memprihatinkan tersebut sudah mereka rasakan selama 8 bulan. Sebelumnya para siswa sempat belajar di teras sekolah. Dari enam ruangan kelas yang digunakan untuk proses belajar mengajar.

Tiga lokal bangunan kelas sudah rusak berat dan tiga kelas rusak ringan. Tiga ruang kelas yang masih dalam kondisi baik digunakan untuk belajar mengajar sebagian siswa. Kegiatan belajar mengajar pun kerap terganggu saat hujan deras mengguyur Tasikmalaya.

Sebab atap yang bocor menyebabkan air hujan masuk ke ruang kelas. Karena itu, proses belajar kerap dihentikan saat hujan deras turun. Sementara siswa lain terpaksa harus belajar di tenda darurat dengan kondisi yang jauh lebih memprihatinkan, becek dan berlumpur lantaran tenda sudah bocor.

Kepala SDN Bojongkapol Teti Rosnawansih mengatakan, sekolah sudah mengajukan renovasi total sejak 2018 lalu ke Pemkab Tasikmalaya. Namun sampai saat ini belum ada realisasi. "Pemkab Tasikmalaya menjanjikan, sekolah akan akan dibangun kembali pada 2023," kata Kepala SDN Bojongkapol.

Teti Rosnawansih menyatakan, prihatin dengan anak-anak SD yang harus belajar di tenda darurat dengan kondisi sudah bocor sehingga jika hujan turun tanah menjadi becek dan berlumpur. 

"Mereka tidak nyaman selama belajar mengajar. Kami dan siswa berharap pembangunan kembali sekolah bisa secepatnya direalisasikan karena sangat dibutuhkan guna menunjang proses belajar mengajar," ujar Teti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

500 Emak-Emak di Tasikmalaya Dukung Ganjar Presiden, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Heboh, Warga Rajapolah Tasikmalaya Temukan Mayat Pria di Anak Sungai Citanduy

57 tahun lalu

75 Hektare Lahan Pertanian Rusak Diterjang Banjir Bandang di Tasikmalaya

57 tahun lalu

Puluhan Kucing di Tasikmalaya Dimutilasi, Saksi: Kepala dan Badan Terpisah

57 tahun lalu

Polisi Usut Kasus Mutilasi Puluhan Kucing di Pasar Cikurubuk dan Indihiang Tasikmalaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal