Miris, Objek Wisata Curug Sawer di Cililin KBB Tak Terurus dan Memprihatinkan

Adi Haryanto
Objek wisata Curug Sawer di Kampung Asrama Radio, Cililin, KBB, kini memprihatinkan karena tidak terurus sehingga banyak fasilitas yang rusak, Kamis (1/9/2022). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Masa kejayaan Curug Sawer terjadi sekitar tahun 90-an sampai 2000-an. Saat itu, banyak wisatawan yang datang. Pendapatan dari tiket masuk Curug Sawer dalam sebulan lumayan besar, dengan tarif hanya Rp3.500 per orang. Namun sekarang jangankan wisatawan luar daerah, wisatawan lokal juga sudah tidak ada yangdatang. 

"Makanya sekarang orang yang masuk ke Curug Sawer gak ditiket, orang bebas masuk asal menjaga kebersihan. Apalagi susah membedakan mana yang mau wisata sama warga, karena di dalam kawasan Curug Sawer juga ada permukiman empat RT," ujar pria yang biasa disapa Mono ini.

Kondisi yang membuat miris adalah akses jalan dan sarana prasarana penunjang di dalam objek wisata itu juga rusak. Seperti jalan masuk ke lokasi curug, fasilitas musala, gapura gerbang masuk, pos tiket, toilet yang nyaris ambruk, dan jembatan dari kayu hancur.

Padahal itu menjadi aset Perhutani dan selama ini tidak pernah ada perbaikan. "Kalau denger-denger mau diserahkan ke investor buat mengelola, tapi susah juga karena kawasan wisata ini bercampur dengan perkampungan," tutur Mono.

Di dalam kawasan Curug Sawer tidak hanya ada satu curug (air terjun), tapi ada beberapa dengan letak terpisah. Namun yang paling besar adalah Curug Sawer dengan ketinggian sekitar 7 meter. Kemudian ada Curug Orok, Curug Balong Dua, dan Curug Biru karena airnya berwarna biru.

"Potensi curugnya banyak, jadi sayang kalau dibiarkan terbengkalai. Semoga aja ada perhatian dari pihak terkait untuk menyelamatkan objek wisata ini, terlebih jalan ke Cililin sekarang sudah bagus, jadi gampang diakses," ucap Mono.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Blar! Tabung Gas 3 Kg Meledak, 3 Warga Lembang KBB Luka Bakar Serius

57 tahun lalu

Rencana Tata Ruang KBB Harus Lindungi Heritage Peninggalan Belanda di Padalarang

57 tahun lalu

HIV/AIDS di KBB Jadi Fenomena Gunung Es, Tahun Ini Ada 46 Kasus Positif

57 tahun lalu

Warga Ngamprah KBB Krisis Air Bersih akibat Kemarau, Sumur Mengering

57 tahun lalu

Angka Rata-rata Lama Sekolah di KBB 8,11 Tahun, di Bawah Target Wajib Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal