Ketua Tim Statistik Sosial BPS Kabupaten Indramayu Jejen Priyatna mengatakan, pada tahun ini persentase kemiskinan di seluruh daerah Jawa Barat memang menurun. Namun, besaran masing-masing daerah berbeda-beda.
"Khusus di tiga daerah ini (Indramayu, Kuningan, dan Kota Tasikmalaya), memang angkanya selalu kejar-kejaran. Misal ada yang penurunannya sedikit lebih besar, pasti sangat berpengaruh pada urutannya," kata Jejen Priyatna, Jumat (30/12/2022).
Berdasarkan persentase tersebut, ujar Jejen, jika dihitung dari total jumlah penduduk sekitar 1,8 juta jiwa, jumlah warga miskin di Kabupaten Indramayu pada 2022 sebanyak 225.040 jiwa.
Jejen Priyatna menyatakan, dalam menentukan persentase penduduk miskin, yang dijadikan batasan adalah garis kemiskinan di setiap daerah.
Berdasarkan perhitungan dari Pusat, garis kemiskinan Kabupaten Indramayu pada 2022 adalah pengeluaran sebesar Rp499.805 per kapita per bulan.