Miris, Demi Bersekolah Pelajar di Sukabumi Bertaruh Nyawa Terobos Sungai Citalahab

Dharmawan Hadi
Para pelajar saat melintasi Sungai Citalahab, Kabupaten Sukabumi, untuk dapat belajar ke sekolah. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

Abdul Azis menambahkan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju sekolah, para pelajar hanya bisa berangkat ke sekolah pada saat musim kemarau saja. Jika ketika musim penghujan tiba, maka para pelajar ini terpaksa harus meliburkan diri karena alasan keselamatan karena takut terjadi banjir bandang. 

"Puluhan siswa dari Kampung Cipiit itu, setiap pergi dan pulang sekolah melintasi sungai Citalahab yang memiliki lebar sekitar 20 meter. Meski para siswa sudah berpakaian seragam dari rumah, mereka terpaksa membuka sepatunya untuk melintasi sungai. Sementara untuk kedalaman sungai saat normal setinggi betis orang dewasa," ujar Abdul Aziz. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Jembatan Rusak akibat Banjir di Pilolalenga, Butuh Rp10 Miliar untuk Perbaikan

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal