Miris, Demi Bersekolah Pelajar di Sukabumi Bertaruh Nyawa Terobos Sungai Citalahab

Dharmawan Hadi
Para pelajar saat melintasi Sungai Citalahab, Kabupaten Sukabumi, untuk dapat belajar ke sekolah. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

Abdul Azis menambahkan bahwa jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju sekolah, para pelajar hanya bisa berangkat ke sekolah pada saat musim kemarau saja. Jika ketika musim penghujan tiba, maka para pelajar ini terpaksa harus meliburkan diri karena alasan keselamatan karena takut terjadi banjir bandang. 

"Puluhan siswa dari Kampung Cipiit itu, setiap pergi dan pulang sekolah melintasi sungai Citalahab yang memiliki lebar sekitar 20 meter. Meski para siswa sudah berpakaian seragam dari rumah, mereka terpaksa membuka sepatunya untuk melintasi sungai. Sementara untuk kedalaman sungai saat normal setinggi betis orang dewasa," ujar Abdul Aziz. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
4 tahun lalu

2 Jembatan Rusak akibat Banjir di Pilolalenga, Butuh Rp10 Miliar untuk Perbaikan

13 jam lalu

Agam Mencekam! Banjir Rendam Ratusan Rumah, Ratusan Warga Dievakuasi

26 hari lalu

Surabaya Banjir Usai Diguyur Hujan Lebat, Banyak Pekerja Terlambat akibat Kendaraan Mogok

27 hari lalu

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Surabaya usai Diguyur Hujan Deras, Aktivitas Warga Lumpuh

1 bulan lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal