Miris, Balita Subang Lumpuh akibat Penggumpalan Darah di Otak, Butuh Biaya Operasi

Yudy Heryawan Juanda
Kokom menggendong Reyhan yang mengalami kelumpuhan akibat penggumpalan darah di otak. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

SUBANG, iNews.id - Sungguh miris nasib Reyhan Maulana, balita berusia 4 tahun, warga Dusun Baru, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang ini. Reyhan Maulana lumpuh akibat penggumpalan darah di otak dan butuh biaya operasi.

Reyhan mengalami kelumpuhan sejak berusia 3 bulan. Lantaran keterbatasan biaya, balita yang seharusnya dioperasi ini kini hanya terbaring dan tidak dapat bermain dengan teman seusianya.

Sehari-hari, Reyhan hanya digendong oleh Kokom, ibunya. Jangankan untuk biaya operasi, membeli kursi roda khusus untuk Reyhan saja orang tuanya tidak sanggup. Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh serabutan.

Walaupun berusia 4 tahun, pertumbuhan Reyhan tidak seperti anak seusianya. Selain lumpuh, Reyhan juga belum bisa berbicara. Bahkan, matanya juga tidak dapat melihat.

"Nya kitu pak nangkarak wae (ya begitu pak, tiduran saja). Tangan teh teu bisa megar, ngepel, heuras (tangan Reyhan tidak bisa terbuka, mengepal terus, kaku). Jadi nganggean acuk teh, sok seusah pak kudu ngadagoan leuleus nyalira (Jadi untuk memakaikan baju sulit menunggu tubuhnya melepas sendiri). Organ-organ tubuh teh heuras, jegeur (organ-organ tubuhnya kaku)," kata Kokom.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Lengkap Dugaan Perkosaan Anak Petugas Kebersihan Yayasan di Subang 

57 tahun lalu

5 Fakta Kasus Pemerkosaan di Yayasan Subang, Nomor 3 Bikin Nyesek

57 tahun lalu

Kasus Perkosaan di Yayasan Subang, Ini yang Diminta Petugas Kebersihan Selaku Ayah Korban

57 tahun lalu

Cerita Pilu Petugas Kebersihan Pergoki Anaknya Diperkosa Pengurus Yayasan di Subang

57 tahun lalu

Pekerja Nyaris Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Atap Toko Gadai di Cibogo Subang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal