Miris, 7 Pasien Covid-19 di Cianjur Meninggal saat Isolasi Mandiri

Antara
Petugas pemulasaraan memakamkan jenazah pasien Covid-19. (Foto: Antara)

CIANJUR, iNews.id - Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, mencatat, selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, tujuh pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah, meninggal dunia. Ini terjadi diduga akibat minimnya fasilitas penunjang kesehatan di rumah termasuk tabung oksigen.

Kepala Dinkes Cianjur dr Irvan Nur Fauzy mengatakan, pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah itu, menunggu ruangan isolasi di rumah sakit dan tempat khusus yang hingga saat ini, masih terisi penuh, sehingga diterapkan antrean.

"Mereka (tujuh pasien Covid-19) yang meninggal dunia karena minimnya fasilitas penunjang kesehatan selama menjalani perawatan di rumah. Sehingga kami meminta gugus tugas di masing-masing wilayah untuk lebih intensif mengawasi dan memberikan pelayanan kesehatan bagi pasien dengan gejala berat," kata Kadinkes Garut.

Mereka yang menjalani isolasi mandiri di rumah, sambil menunggu ruang isolasi terpusat seperti di rumah sakit dan vila khusus kosong. Pasalnya sejak satu bulan terakhir, dari ratusan ruangan isolasi di rumah sakit dan vila khusus sudah terisi, meski jumlahnya sudah ditambah.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Cianjur, dr Yusman Faisal, mengatakan terkait meninggalnya 7 orang pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri karena kurangnya fasilitas penunjang kesehatan, akan menjadi perhatian pihaknya.

Bahkan dalam waktu dekat, satgas berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyediakan obat dan tabung oksigen di masing-masing gugus tugas hingga ke tingkat desa tersedia dengan jumlah yang memadai sebagai upaya antisipasi menimpa warga yang menjalani isolasi mandiri.

"Kami segera menyediakan alat bantu kesehatan hingga obat dan vitamin untuk pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah sambil menunggu ruang isolasi terpusat seperti rumah sakit dan vila khusus kosong," ujar dr Irvan Nur Fauzy. ANTARA

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Langgar PPKM Darurat, Belasan Warga Cianjur Disidang Tipiring

57 tahun lalu

Bupati Cianjur Sidak ke Pabrik, Ditemukan Perusahaan Langgar PPKM Darurat

57 tahun lalu

Tekan Penularan Covid, Jalur Pendakian Gede Pangrango Cianjur Ditutup

57 tahun lalu

Tak Kantongi Surat Bebas Covid, Ratusan Wisatawan Diputar Balik di Cianjur

57 tahun lalu

6 Karyawan Positif Covid-19, Pimpinan Pabrik Sepatu Dipanggil Pemkab Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal