BANDUNG, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung angkat bicara terkait kecelakaan minibus tertabrak feederkereta cepat Whoosh di Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kamis (14/12/2023). PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat disiplin terutama saat melintasi pelintasan sebidang.
"Menilik kejadian Kamis (14/12) pukul 12.43 KA 7330 (KA Feeder) relasi Padalarang-Bandung telah tertemper kendaraan Sigra dengan pelat nomor polisi (nopol) D1859 AJV di KM 142+9 petak Jalan Padalarang-Cimahi yang menyebabkan korban jiwa. Saat ini korban sudah dibawa ke kepolisian setempat," kata Manajer Humas Daop 2 Bandung dalam keterangan resmi tertulis.
PT KAI Daop 2 Bandung, ujar Ayep Hanapi, mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi pelintasan sebidang kereta api.
"Kecelakaan tersebut tentu dapat menjadi perhatian. Masyarakat harus lebih disiplin dalam berlalu lintas, menyadari dan memahami juga fungsi pelintasan, sehingga angka kecelakaan dan korban dapat ditekan, mengingat saat ini PT KAI juga telah menambah percepatan waktu tempuh beberapa perjalanan KA. Untuk itu masyarakat kami imbau untuk lebih berhati-hati dan waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang,” ujar Ayep.
Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124, ujar Ayep Hanapi, pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.