Kegempaan, embusan 17 kali dengan amplitudo 4-25 menjadi milimeter (mm) dan durasi 10-22 detik. Tektonik jauh dua kali, amplitudo 4 mm, dan durasi 30-50 detik.
"Sedangkan tremor nenerus (nicrotremor) terekam dengan amplitudo 0,5-3 mm, tapi dominan 1,5 mm," ujar dia.
Meski begitu, masyarakat atau pengunjung diminta tidak mendekati kawah di puncak Gunung Tangkuban Parahu dalam radius 500 meter dari kawah aktif atau sekitaran sepanjang area parkir bibir kawah.
"Agar mewaspadai letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanis jelas," kata Hendri.