Mesin Obat Terlarang di Sumedang Disita, Diangkut oleh Polisi dengan Truk 

Beben HVA
Polisi harus mengangkut menggunakan truk karena banyaknya barang bukti yang harus diamankan di pabrik obat terlarang di Sumedang. (Foto: iNews.Tv/Beben HVA) 

SUMEDANG, iNews.id - Polisi menyita mesin pembuat jutaan butir obat terlarang dari rumah di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Senin (23/8/2021). Mesin ini pun harus diangkut dengan truk lantaran berukuran besar dan berat.

Mesin pembuat obat terlarang ini rencananya dibawa ke Mapolda Jawa Barat sebagai barang bukti pascapenggerebekan polisi beberapa waktu lalu. Penggerebekan tersebut dilakukan pada sebuah rumah yang dijadikan pabrik pembuatan obat keras tanpa izin selama enam bulan. Pelaku pun berhasil mengelabui warga setempat dengan mendesain rumah agar kedap suara. 

Terpantau, barang bukti lain yang diangkut berupa jutaan butir obat terlarang golongan G atau pil koplo. Ditambah bahan baku obat, seperti tepung tapioka dan bahan aktif Trihexpenidyl juga ikut diangkut.

Kasus penemuan pabrik obat terlarang di Sumedang ini pun sempat membuat kaget warga sekitar. Mereka tak mengira rumah itu menjadi tempat memproduksi obat-obatan terlarang. Bahkan, di rumah itu mampu memproduksi obat terlarang hingga 150.000 butir per hari.

"Kami sama sekali tak menyangka kalau rumah ini menjadi pabrik obat terlarang. Selintas memang tidak ada yang mencurigakan dari rumah ini. Makanya begitu ada penggerebekan, kami kaget juga," kata Ketua RW 3 Desa Paseh Kidul, Dadang Sutuisna.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar dan Satres Narkoba Polres Sumedang, menggerebek pabrik rumahan pembuat jutaan butir pil koplo di Sumedang. Sebanyak tiga  tersangka berhasil ditangkap dalam penggerebekan ini.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pabrik Obat Keras di Sumedang Digerebek, Polisi: Pengungkapan Terbesar saat Ini

57 tahun lalu

Gerebek Diskotek di Labuhanbatu, 5 Pengunjung Positif Narkoba

57 tahun lalu

Penggerebekan Lapak Sabu di Medan Mencekam, Polisi Dilempari Batu

57 tahun lalu

Komplotan Curanmor di Solo Raya Digerebek Polisi, Pelaku Sembunyi di Dalam Toren Air

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Rumah Mewah Jadi Markas Judol di Batam, Omzet Sebulan Rp10 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal