Menyingkap Kisah Batang Bertuah dari Pertamina Membawa Berkah

Arif Budianto
Warga bersama pengurus UMKM JRK memanen eceng gondok menggunakan Perahu Pertamina di Waduk Saguling, Dusun Cibodas, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, KBB, Minggu (15/10/2023). (Foto: Arif Budianto)

Seperti berkurangnya suplai oksigen ke badan air yang menurunkan populasi ikan, sedimentasi, dan mengurangi keanekaragaman hayati.

"Eceng gondok ini berkembang pesat di Citarum. Jika populasinya terus meningkat, dapat berdampak negatif terhadap lingkungan, karena sedimen atau lumpur meningkat sehingga Waduk Saguling bisa bertambah dangkal," jelas dia.

Data yang diperoleh DLH, laju pertumbuhan eceng gondok rata rata sebesar 2 persen per hari. Namun dapat lebih cepat jika terdapat banyak nutrisi atau kadar nitrogen dalam air yang berasal dari limbah domestik. 

Berdasarkan jurnal ilmiah Rosyidy M Khairul dkk, pada 2019 luas area Waduk Saguling yang ditumbuhi eceng gondok mencapai 154 hektare. Data tersebut diambil dari citra satelit.

Oleh karenanya, ujar Zamilia, pemberdayaan masyarakat yang dilakukan para pihak diharapkan  dapat membantu mengatasi masalah eceng gondok di kawasan Waduk Saguling.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pertamina Geothermal (PGEO) Kantongi Laba Bersih Rp2,06 Triliun di Kuartal III 2023, Naik 19,7 Persen

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 28 Oktober 2023 di Seluruh Indonesia, Cek Selengkapnya

57 tahun lalu

Infografis Pertamina Luncurkan Bahan Bakar Pesawat Pakai Campuran Sawit

57 tahun lalu

Pertamina Resmi Luncurkan Bahan Bakar Pesawat Pakai Campuran Sawit

57 tahun lalu

SAF Mengangkasa, Bioavtur Pertamina untuk Penerbangan Ramah Lingkungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal