Menko PMK Nyatakan Kondisi 69 ABK Diamond Princess Sehat

Toiskandar
Mohamad Zeni Johadi
Tim kesehatan gabungan melakukan persiapan menyambut kedatangan 69 ABK Diamond Princess di KRI Soeharso, Pelabuhan PLN Indramayu. (Foto: iNews/Toiskandar)

MAJALENGKA, iNews.id - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menyatakan 69 anak buah kapal (ABK) kapal pesiar Diamond Princess yang dievakuasi dan akan menjalani observasi selama 28 hari di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu dalam kondisi sehat.

Menurut Muhadjir, pemerintah Jepang tidak akan melepaskan ABK kapal pesiar itu jika dalam kondisi sakit. “Kalau dalam kondisi sakit tidak mungkin bisa dievakuasi. Jadi, sakit apa pun itu tidak boleh dievakuasi. Tapi, kita disarankan untuk memperdalam dan penuh kehati-hatian,” katanya saat mengecek kesiapan Bandara Internasional Kertajati, Majalengka menyambut kedatangan 69 WNI ABK Diamond Princess, Minggu (1/3/2020).

Dia mengatakan, ke-69 ABK itu akan diobservasi melalui Pelabuhan PLN di Indramayu sebelum dibawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

“Rombongan selain ABK kapal Diamond Princess, juga ada kreu pesawat dan petugas kesehatan yang jumlah sesuai diobservasi 91 orang,” ujarnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan alasan pemerintah memilih Bandara Internasional Kertajati sebagai tempat transit 69 ABK Diamond Princess. “Selain memiliki lapangan yang luas, sehingga pesawat aman beberapa hari, juga aktivitas penerbangan di sini tidak padat,” katanya.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, puluhan WNI tersebut akan diberangkatkan dari Bandara Yokohama pukul 17.00 waktu Haneda, Jepang. Nantinya puluhan WNI itu akan diberangkatkan menuju Pelabuhan PLTU Indramayu menggunakan empat bus RSPAD dengan perjalanan kurang lebih dua jam.

"Kemudian menggunakan KRI dr Soeharso menuju pulau Seberu Kecil, Kepulauan Seribu untuk dilakukan observasi," ujarnya.

Doni Monardo bersama Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy akan mengecek kesiapan dan keamanan Bandara Kertajati. Rombongan dari BNPB, Kemenko PMK, TNI dan Kementerian Kesehatan dijadwalkan akan berangkat dengan Helikopter PK-TPF ke Kertajati dari bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif Majalengka Subang via Cikamurang, Viewnya Epic Banget!

57 tahun lalu

Operasi Modifikasi Cuaca Disiagakan Tangani Banjir di Subang dan Bandung Barat

57 tahun lalu

Menko PMK Sebut Kerumunan di Gudang Bulog Sibolga Bukan Penjarahan

57 tahun lalu

Studi Banding tentang Kopi, 2 Pejabat Majalengka Ikut Terjebak Banjir Bandang di Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal