Dia menyatakan, rumah sakit-rumah sakit BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia sangat taktis menangani pandemi Covid-19. Hal itu, kata Sidratun, salah satunya karena faktor BGS sebagai Wakil Menteri BUMN.
Tidak hanya itu, sejumlah langkah eksekusi cepat di awal pandemi, seperti mengambil alat pelindung diri (APD) dari China, bahan baku obat dari India, dan lainnya juga karena adanya peran BGS dalam kapasitasnya sebagai Wakil Menteri BUMN, khususnya dalam mengerahkan Garuda Indonesia.
"Semoga dengan reshuffle kabinet ini, kita sama-sama berjuang menghadapi tahun 202 di bawah kepemimpinan yang lebih taktis dan dipercaya publik," ujar Sidrotun.
Selain BGS, Jokowi juga menunjuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai Menteri Agama, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, dan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan.