Mengupas Ancaman Sesar Garsela di Garut, PVMBG Sampaikan 3 Rekomendasi

Antara
Ilustrasi Sesar Garsela. (Freepik)

GARUT, iNews.id - Sejumlah lokasi di Kecamatan Pasirwangi dan Samarang, Kabupaten Garut, merupakan lintasan aktivitas dari Sesar Garsela. Patahan ini merupakan sesar aktif di wilayah Jawa Barat bagian selatan, sehingga harus diwaspadai karena dampaknya bisa merusak.

Sesar Garsela atau Sesar Garut Selatan merupakan salah satu sesar aktif yang ada di wilayah Jawa Barat bagian selatan. Sesar ini  memanjang dari selatan Garut hingga ke selatan Bandung sekitar 42 kilometer. Pada sesar ini  terdapat dua segmen yaitu segmen Rakutai (utara) sepanjang 19 kilometer  dan segmen Kencana (selatan) sepanjang 17 kilometer. Segmen Rakutai dan segmen Kencana pada sesar Garsela sama-sama aktif.

Gempa akibat aktivitas sesar Garsela sudah lama menjadi kajian dari PVMBG dan beberapa kali juga memberikan peringatan bahwa Sesar Garsela mengancam terjadinya  kegempaan di wilayah Garut, sehingga harus menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat setempat.

Gempa yang ditimbulkan selama ini tidak terlalu besar di bawah Magnitudo 5,0. Namun demikian, dampaknya yang merusak, seperti gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,3 yang terjadi pada Rabu (1/2/2023) malam yang  merusak banyak rumah warga di Kecamatan Samarang dan Pasirwangi.

"Satu hal yang patut diwaspadai bahwa meskipun magnitudonya kecil, tetapi karena sangat dangkal maka dapat merusak. Banyak kasus gempa kekuatan di bawah 5,0 dan menimbulkan kerusakan," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. 

Selain Daryono, pernyataan potensi ancaman gempa Sesar Garsela juga pernah disampaikan juga Penyelidik Bumi Madya, PVMBG Badan Geologi, Kementerian ESDM, Supartoyo saat kunjungannya ke Garut untuk membahas masalah Sesar Garsela dengan Pemerintah Kabupaten Garut, pada 5 Desember 2022.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Analisis Badan Geologi Gempa M4,0 di Cianjur, Struktur Tanah Melapuk

57 tahun lalu

Gempa Dangkal M2,6 Guncang Purwakarta, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif

57 tahun lalu

Analisis BMKG Gempa Waropen M5,7 Dipicu Aktivitas Sesar Aktif di Darat

57 tahun lalu

Analisis BMKG Gempa Sumenep M6,5: Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut

57 tahun lalu

BMKG Jelaskan Penyebab Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Guncang Ambon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal