Mengenang Kejayaan Durian asal Cirawa Cipatat KBB yang Sempat Kesohor pada 1980-an

Adi Haryanto
Pedagang durian yang masih tersisa dan bisa dijumpai di Cikalongwetan dan Cipatat, menjadi sisa-sisa kejayaan KBB pernah dikenal sebagai daerah penghasil buah raja tersebut. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

Kebiasaan itu yang kemudian diikuti oleh para anak buahnya. "Ya jadinya banyak PNS yang datang juga. Paling sering adalah tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin," ujarnya.

Namun memasuki tahun 2000-an, durian Cirawamekar mulai mengalami kemunduran. Penyebab utamanya karena tidak ada perawatan khusus serta orang yang telaten membudidayakan pohon durian. Akibatnya banyak pohon yang berusia puluhan tahun menjadi jarang berbuah. 

Akhirnya membuat banyak pemilik menebang pohon durian. Pohon-pohon tua yang dianggap tidak produktif langsung ditebang. Di sisi lain, penebangan tidak diimbangi dengan pembibitan baru, sehingga lambat laun jumlah pohon durian di Cirawamekar terus menyusut. 

Pihak desa sempat berusaha mengembalikan kejayaan durian Cirawa dengan menanam ratusan pohon di tanah carik desa. Namun karena berbagai sebab, pembibitan tersebut juga gagal.

Jalan terakhir untuk mengembangkan durian Cirawa adalah mendatangkan ahli pertanian dan memberi pelatihan kepada masyarakat. "Sempat coba dikembangkan lagi di tanah desa, namun tidak terawat yang akhirnya bibit-bibit itu mati," timpal Sekretaris Desa Cirawamekar A Thosin.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Isa Al Masih, Kendaraan ke Kawasan Wisata Lembang KBB Meningkat 20 Persen

57 tahun lalu

Rawan Aksi Kriminal, Angkot Berkaca Film Gelap di KBB Bakal Dirazia

57 tahun lalu

Koleksi Hewan Hilang, Lembang Park and Zoo KBB Tetap Dibuka untuk Wisatawan

57 tahun lalu

Puluhan Hewan Ternak Sapi Potong dan Perah di KBB Terjangkit PMK

57 tahun lalu

Kandang Terbakar Hebat di Cikalongwetan KBB, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal