Memasuki Hari Ke-15, Bayi Calysta Masih Koma di Rumah Sakit

Mohammad Fachruddin
Kondisi terkini bayi Calysta yang masih belum sadarkan diri memasuki hari ke-15, MInggu (25/3/2018). (Foto: iNews/Mochamad Fachruddin)

KARAWANG, iNews.id - Memasuki hari ke-15, bayi Calysta, korban penganiayaan yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri di Karawang, Jawa Barat, hingga kini, masih terbaring koma di Ruang Picu Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Belum ada perubahan signifikan dari kesehatan bayi malang tersebut. Meski demikian, tim dokter masih terus berupaya untuk kesembuhan bayi Calysta.

Minggu pagi, bayi Calsyta masih terbaring koma dan belum sadarkan diri. Dia pun masih terlihat menggunakan alat bantu pernafasan, di Ruang Picu Anak RSUD Karawang.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan iNews, penyebab utama Calsyta mengalami koma adalah, adanya luka bekas benda tumpul di bagian kepalanya. Kondisi itu diperparah dengan luka infeksi di kedua mata sang bayi.


Sementara itu, setelah di tetapkan sebagai tersangka, ibu kandung Calysta, Sinta,  juga sudah di tahan oleh petugas kepolisian dari Polres Karawang. Hingga kini, bayi Calysta masih dalam perawatan secara intensif oleh tim RSUD Karawang.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Karawang AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan, dari hasil visum et repertum diperoleh kesimpulan, telah terjadi kekerasan fisik secara berkelanjutan terhadap Calista, bayi berusia 1,5 tahun. Hasil koordinasi dengan dokter forensik, bayi Calista mengalami infeksi di bagian mata akibat benturan di bagian kepala.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

57 tahun lalu

Wali Kota Jogja Janji Kawal Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha hingga Tuntas

57 tahun lalu

Kesaksian Warga Jogja soal Dugaan Penganiayaan Anak di Daycare Little Aresha

57 tahun lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

57 tahun lalu

Tepergok Saat Beraksi, Maling Motor Bersenpi di Karawang Babak Belur Dihakimi Massa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal