Uji tembak dilakukan dalam beberapa sesi. Sesi tembak pertama untuk menembak sasaran jaring pada titik-titik tertentu dengan tipe amunisi TPCSDS-T.
Sesi kedua menembak sasaran pelat dengan tipe amunisi HEP-T untuk simulasi kemampuan menggempur rantis. Sesi ketiga menembak moving target dengan tipe amunisi TPCSDS tanpa jeda.
Sementara, sesi tembak keempat yaitu penembakan salvo atau beruntun dengan tipe amunisi HE4 TP2 membidik sasaran perkubuan dan pelat.
Pindad menyatakan, uji tembak hari ini merupakan babak akhir setelah medium tank sukses menjalani uji ledak dengan TNT 10 kilogram (Kg) dan 8 kg, uji jelajah lebih dari 2.000 km, dan uji ketahanan mesin.
Hadir dalam acara uji daya gempur ini antara lain Dankodiklat TNI AD Mayjen TNI AM Putranto, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan Bondan Tiara Sofyan, jajaran perwira tinggi TNI, serta pejabat Kementerian BUMN.